Dinas Peternakan (Disnak) Sulsel

Dinas Peternakan (Disnak) Sulsel memberikan toleransi kenaikan harga daging sapi dan telur saat bulan puasa dan lebaran nanti, hanya sebesar 10% dari harga normal.

Kepala Disnak Sulsel Murtala Ali kemarin menegaskan saat ini harga normal daging sapi di pasaran sekitar Rp60.000 sampai Rp65.000 per kilogram.Sedangkan harga telur Rp18.000 per kilogram. Dia memprediksi, menjelang puasa dan lebaran akan terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan.

Jika kenaikan harga telur dan daging masih di kisaran 10%, pihaknya menilai masih wajar.“Harus diakui, permintaan tinggi tentu harga juga akan naik,” kata Murtala Ali kemarin. Namun, jika harga sudah melebihi batas toleransi itu, Disnak Sulsel siap melakukan operasi pasar untuk mengontrol harga telur dan daging di pasaran pada puasa dan lebaran nanti.“Kami akan koordinasikan dengan pemerintah daerah, jika mulai dirasakan ada kenaikan harga”ujarnya.

Selain menetapkan batas toleransi kenaikan harga daging dan telur jelang rangkaian dua hari besar tersebut, pihaknya juga saat akan menunggu surat edaran dari Kementerian Pertanian, soal pengawasan peredaran daging.“Surat edarannya belum kami terima,”jelasnya. Murtala mengungkapkan, biasanya surat edaran pengawasan daging sapi dikeluarkan satu pekan sebelum lebaran.

“ Asal sapi harus diketahui, tempat pemotongan hingga proses pendistribusiannya juga akan diawasi.Itu akan dikoordinasikan dengan dinas di masing- masing daerah,” ungkapnya. Sementara itu menurut Murtala, ketersediaan daging sapi Sulsel masih cukup banyak. BerdasarkanhasilsensusBadan Pusat Statistik (BPS) Sulsel yang diterima baru-baru ini, sampai akhir Juni, jumlah sapi diSulselmencapai978.000ekor. “Untuk konsumsi lokal,jumlah itu cukup,”tandas Murtala.

Apalagi kata dia, tingkat konsumsi daging sapi warga Sulsel masih rendah,yakni 3 kg per kapita pertahun. Dengan konsumsi yang sedikit itu, Sulsel masih bisa memasok daging ke daerah lain. “Dengan jumlah sebanyak itu, kami bisa menjual sapi potong antarpulau,” ujarnya. Menurut dia,Sulsel bisa memasok ke daerah lain hingga 30.000 ekor sapi potong. Sedangkan untuk kebutuhan daging ayam potong, juga stabil dan cukup dikonsumsi untuk kebutuhan lokal.

Sementara itu, anggota Asosiasi Supplier Lokal Pasar Modern Sulsel Rais Rahman mengakui, akan ada kenaikan harga telur jelang puasa dan lebaran nanti. “Kalau kenaikan harga, sudah pasti ada.Tapi harga di pasaran tergantung pasokan dari peternak,” kata Rais Rahman kemarin. Menurutnya, jika pasokan telur dari peternak sedikit, diprediksi kenaikan harga bisa mencapai 20% sampai 30%. Demikian catatan online blog Hiburan Kita yang berjudul Dinas Peternakan (Disnak) Sulsel.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment